Feeds:
Pos
Komentar

Copas KEAJAIBAN MATEMATIKA
1 x 8 + 1 = 9
12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1234 x 8 + 4 = 9876
… … 12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = 98765432
123456789 x 8 + 9 = 987654321

1 x 9 + 2 = 11
12 x 9 + 3 = 111
123 x 9 + 4 = 1111
1234 x 9 + 5 = 11111
12345 x 9 + 6 = 111111
123456 x 9 + 7 = 1111111
1234567 x 9 + 8 = 11111111
12345678 x 9 + 9 = 111111111
123456789 x 9 + 10 = 1111111111

9 x 9 + 7 = 88
98 x 9 + 6 = 888
987 x 9 + 5 = 8888
9876 x 9 + 4 = 88888
98765 x 9 + 3 = 888888
987654x 9 + 2 = 8888888
9876543 x 9 + 1 = 88888888
98765432 x 9 + 0 = 888888888

Hebatkan?
Coba lihat simetri ini :
1 x 1 = 1
11 x 11 = 121
111 x 111 = 12321
1111 x 1111 = 1234321
11111 x 11111 = 123454321
111111 x 111111 = 12345654321
1111111 x 1111111 =1234567654321
11111111 x 11111111 =123456787654321
111111111 x 111111111 =123456789876543 21

kurang hebat,,,,

Sekarang lihat ini Jika 101% dilihat dari sudut pandangan Matematika, apakah ia sama dengan 100%, atau ia LEBIH dari 100%?

Kita selalu mendengar orang berkata dia bisa memberi lebih dari 100%, atau kita selalu dalam situasi dimana seseorang ingin kita memberi 100% sepenuhnya. Bagaimana bila ingin mencapai 101%?

Apakah nilai 100% dalam hidup?

Mungkin sedikit formula matematika dibawah ini dapat membantu memberi jawabannya.

Jika ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
Disamakan sebagai 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Maka, kata KERJA KERAS bernilai :
11 + 5 + 18 + 10 + 1 + 11 + 5 + 18+ 19 + 1 = 99%

H-A-R-D-W-O-R-K
8 + 1 + 18 + 4 + 23 + !5 + 18 + 11 =99%

K-N-O-W-L-E-D-G -E
11 + 14 + 15 + 23 + 12 + 5 + 4 + 7+ 5 = 96%

A-T-T-I-T-U-D-E
1 + 20 + 20 + 9 + 20 + 21 + 4 + 5 =100%

Sikap diri atau ATTITUDE adalah perkara utama untuk mencapai 100% dalam hidup kita. Jika kita kerja keras sekalipun tapi tidak ada ATTITUDE yang positif didalam diri, kita masih belum mencapai100%.

Tapi, LOVE OF GOD
12 + 15 + 22 + 5 + 15 + 6 + 7 + 15+ 4 = 101%

atau, SAYANG ALLAH
19 + 1 + 25 + 1 + 14 + 7 + 1 + 12 +12 + 1 + 8 = 101%

Perbandingan SKL UN FISIKA

TINJAUAN SKL MENURUT “KELUASAN MATERI DAN TINGKAT KESUKARAN”

No. Urut STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) 2009-2010 2010 – 2011 2011 / 2012 Jumlah Soal Nomor Soal Bahan Kelas No. Butir SKL Prediksi Distribusi Soal Area Level
RUANG LINGKUP/URAIAN – KEMAMPUAN YANG DIUJI INDIKATOR INDIKATOR S1 S2 S3 S1 S2 S3
1 Memahami prinsip-prinsip pengukuran dan melakukan pengukuran besaran fisika secara langsung dan tidak langsung secara cermat, teliti dan obyektif Membaca pengukuran alat ukur panjang (jangka sorong) dan menentukan ketelitian hasil pengukuran sesuai alat ukur yang digunakan Membaca pengukuran salah satu besaran dengan menggunakan alat ukur tertentu. Membaca hasil pengukuran suatu alat ukur dan menentukan hasil pengukuran dengan memperhatikan aturan angka penting. 1 1 X/1 1 1 1 1
Membedakan besaran skalar dan vektor serta menjumlah/mengurangkan besaran-besaran vektor dengan berbagai cara Menentukan besaran skalar dan vektor serta menjumlah /mengurangkan besaran-besaran vektor dengan berbagai cara. Menentukan besar dan arah vektor serta menjumlah/mengurangkan besaran-besaran vektor dengan berbagai cara. 1 2 X/1 2 2 1 1
2 Menjelaskan gej ala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik, benda tegar, kekekalan energi, elastisitas, impuls, dan momentum Menentukan besaran-besaran fisis gerak lurus Menentukan besaran-besaran fisis gerak lurus, gerak melingkar beraturan, atau gerak parabola. Menentukan besaran-besaran fisis gerak lurus, gerak melingkar beraturan, atau gerak parabola 2 3, 4 X/1 3 3 1 1
Menentukan berbagai besaran dalam hukum Newton dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari Menentukan berbagai besaran dalam hukum Newton dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Menentukan berbagai besaran dalam hukum Newton dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. 1 5 X/1 4 5 1 1
Menentukan hubungan besaran-besaran fisis yang terkait dengan gaya gravitasi antar planet Menentukan hubungan besaran-besaran fisis yang terkait dengan gaya gravitasi. X/1 5 6 1 1
Menentukan letak titik berat dari berbagai benda homogen Menentukan letak titik berat dari berbagai benda homogen. Menentukan besaran-besaran fisis dinamika rotasi (torsi, momentum sudut, momen inersia, atau titik berat) dan penerapannya berdasarkan hukum II Newton dalam masalah benda tegar. 2 6, 7 XI IPA/1 6 7 1 1
Menganalisis hubungan besaran-besaran yang terkait dengan gerak rotasi Menganalisis hubungan besaran-besaran yang terkait dengan gerak rotasi. XI IPA/2 7 8 1 1
Menjelaskan gej ala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik, benda tegar, kekekalan energi, elastisitas, impuls, dan momentum Menjelaskan hubungan usaha dengan perubahan energi dalam kehidupan sehari-hari dan menentukan besaran-besaran yang terkait Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan usaha dan perubahan energi. Menentukan hubungan usaha dengan perubahan energi dalam kehidupan sehari-hari atau menentukan besaran-besaran yang terkait. 1 8 XI IPA/1 8 10 1 1
2 Menjelaskan gej ala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik, benda tegar, kekekalan energi, elastisitas, impuls, dan momentum Menjelaskan sifat elastisitas benda dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari Menjelaskan sifat elastisitas benda atau penerapan konsep elastisitas dalam kehidupan sehari-hari. Menjelaskan pengaruh gaya pada sifat elastisitas bahan atau menentukan besaran-besaran terkait pada konsep elastisitas. 1 9 XI IPA/1 9 11 1 1
Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan hukum kekekalan energi mekanik Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan hukum kekekalan energi mekanik. Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan hukum kekekalan energi mekanik. 1 10 XI IPA/1 10 12 1 1
Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan hukum kekekalan momentum Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan impuls, momentum, atau hukum kekekalan momentum. Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan tumbukan, impuls atau hukum kekekalan momentum. 1 11 XI IPA/1 11 13 1 1
3 Menjelaskan prinsip dan konsep konservasi kalor sifat gas ideal, fluida dan perubahannya yang menyangkut hukum termodinamika serta penerapannya dalam mesin kalor Menentukan proses perpindahan kalor dan azas Black Menjelaskan proses perpindahan kalor atau penerapan azas Black dalam kehidupan sehari-hari. Menentukan pengaruh kalor terhadap suatu zat, perpindahan kalor, atau asas Black dalam pemecahan masalah. 2 12, 13 X/2 12 14 1 1
Mendeskripsikan azas Bernoulli dalam fluida dan penerapannya Mendeskripsikan azas Bernoulli dalam fluida dan penerapannya. Menjelaskan hukum-hukum yang berhubungan dengan fluida statik dan dinamik dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. 2 14, 15 XI IPA/2 13 16 1 1
Menjelaskan variabel-variabel pada persamaan umum gas ideal Menentukan variabel-variabel pada persamaan umum gas ideal. Menjelaskan persamaan umum gas ideal pada berbagai proses termodinamika dan penerapannya. 1 16 XI IPA/2 14 17 1 1
Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi energi kinetik gas Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi energi kinetik gas. XI IPA/2 15 18 1 1
Menentukan berbagai besaran fisis dalam proses termodinamika pada mesin kalor Menentukan berbagai besaran fisis dalam proses termodinamika pada mesin kalor. Menentukan besaran fisis yang berkaitan dengan proses termodinamika pada mesin kalor. 1 17 XI IPA/2 16 19 1 1
4 Menerapkan konsep dan prinsip optik dan gelombang dalam berbagai penyelesaian masalah dan produk teknologi Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan pengamatan menggunakan mikroskop/teropong Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan pengamatan menggunakan mikroskop atau teropong. Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan pengamatan pada mikroskop atau teropong. 1 18 X/2 17 21 1 1
Menjelaskan berbagai jenis gelombang elektromagnet serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari Menjelaskan berbagai jenis gelombang elektromagnet serta manfaatnya atau bahayanya dalam kehidupan sehari-hari. Menjelaskan berbagai jenis gelombang elektromagnet serta manfaat atau bahayanya dalam kehidupan sehari-hari. 1 19 XII IPA/1 18 22 1 1
Menentukan besaran-besaran dan sifat gelombang berjalan Menentukan besaran-besaran tertentu dari gelombang berjalan. Menentukan ciri-ciri dan besaran fisis pada gelombang. 2 20. 21 XII IPA/1 19 23 1 1
Menjelaskan terjadinya peristiwa interferensi dan difraksi cahaya serta menentukan besaran-besaran yang terkait dengan peristiwa tersebut Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan peristiwa interferensi atau difraksi cahaya. Menentukan besaran-besaran fisis pada peristiwa interferensi dan difraksi. 1 22 XII IPA/1 20 24 1 1
Menentukan intensitas dan taraf intensitas dari beberapa sumber bunyi yang identik Membandingkan intensitas atau taraf intensitas dari beberapa sumber bunyi yang identik. Menentukan intensitas atau taraf intensitas bunyi pada berbagai kondisi yang berbeda. 1 23 XII IPA/1 21 25 1 1
Menentukan besaran-besaran yang menimbulkan efek Doppler dan menentukan perubahan akibat efek Doppler tersebut Menentukan besaran-besaran tertentu yang menimbulkan efek Doppler atau menentukan perubahan akibat efek Doppler tersebut. Menentukan besaran-besaran fisis yang berkaitan dengan peristiwa efek Doppler. 1 24 XII IPA/1 22 26 1 1
5 Menjelaskan konsep dan prinsip kelistrikan dan kemagnetan dalam kerbagai masalah dan produk teknologi. Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan hukum Coulomb dan medan listrik Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan hukum Coulomb atau medan listrik. Menentukan besaran-besaran fisis yang mempengaruhi medan listrik dan hukum Coulomb. 2 25, 26 XII IPA/1 23 27 1 1
Menentukan berbagai faktor yang mempengaruhi kapasitas kapasitor keping sejajar XII IPA/1 24 28 1 1
Menentukan hasil pengukuran kuat arus dan tegangan listrik Menentukan hasil pengukuran kuat arus dan atau tegangan listrik. X/2 25 29 1 1
Menentukan besaran fisis fluks, potensial listrik, atau energi potensial listrik, serta penerapannya pada kapasitas keping sejajar. 1 27
Menggunakan hukum Ohm dan hukum Kirchoff untuk menentukan berbagai besaran listrik dalam rangkaian tertutup Menggunakan hukum Ohm dan hukum Kirchoff untuk menentukan berbagai besaran listrik dalam rangkaian tertutup. Menentukan besaran-besaran listrik pada suatu rangkaian berdasarkan hukum Kirchhoff. 1 28 X/2 26 30 1 1
Menjelaskan timbulnya medan magnet induksi di sekitar kawat berarus dan menentukan besaran‑besaran yang mempengaruhinya Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan medan magnet induksi di sekitar kawat berarus. Menentukan induksi magnetik di sekitar kawat berarus listrik. 1 29 XII IPA/1 27 31 1 1
Menjelaskan timbulnya gaya magnet (gaya Lorentz) dan menentukan besaran-besaran yang mempengaruhinya Menjelaskan timbulnya gaya magnet (gaya Lorentz) atau menentukan besaran-besaran yang mempengaruhinya. Menentukan gaya magnetik (gaya Lorentz) pada kawat berarus listrik atau muatan listrik yang bergerak dalam medan magnet homogen. 1 30 XII IPA/1 28 32 1 1
Menentukan kaitan besaran-besaran fisis pada peristiwa induksi Faraday Menjelaskan kaitan besaran-besaran fisis pada peristiwa induksi Faraday. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi GGL induksi atau prinsip kerja transformator. 2 31, 32 XII IPA/1 29 33 1 1
Menentukan besaran-besaran fisis pada rangkaian arus bolak-balik yang mengandung resistor, induktor, dan kapasitor Menentukan besaran-besaran fisis pada rangkaian arus listrik bolak-balik yang mengandung resistor, induktor, dan kapasitor. Menjelaskan besaran-besaran fisis pada rangkaian arus bolak-balik yang mengandung resistor, induktor, dan kapasitor. 2 33, 34 XII IPA/1 30 34 1 1
6 Menjelaskan konsep dan prinsip relativitas, teori atom, dan radioaktivitas serta penerapannya. Membedakan teori-teori atom Membedakan teori-teori atom. Menjelaskan berbagai teori atom. 2 35,36 XII IPA/2 31 35 1 1
Menjelaskan teori kuantum Planck dan kaitannya dengan radiasi benda hitam Menjelaskan teori kuantum Planck dan kaitannya dengan radiasi benda hitam. Menjelaskan besaran-besaran fisis terkait dengan peristiwa efek foto listrik/efek Compton. 1 37 XII IPA/2 32 37 1 1
Menganalisis teori relativitas dan besaran-besaran yang terkait. Menentukan besaran-besaran fisis terkait dengan teori relativitas. 1 38
Menentukan besaran-besaran fisis pada reaksi inti atom Menentukan besaran-besaran fisis pada reaksi inti atom. Menentukan besaran-besaran fisis pada reaksi inti atom. 1 39 XII IPA/2 33 39 1 1
Menentukan jenis-jenis zat radioaktif dan mengidentifikasi manfaat radioisotop dalam kehidupan Menentukan jenis-jenis zat radioaktif atau mengidentifikasi manfaat radioisotop dalam kehidupan. Menjelaskan pemanfaatan zat radioaktif dalam berbagai aspek kehidupan. 1 40 XII IPA/2 34 40 1 1
34 34 31 40
Jumlah Jawaban Benar 16 14 4 14 14 6
Persentase 43% 38% 11% 38% 38% 16%
Kompetensi 2009 dan 2010 2010 – 2011 2011 – 2012 Peluang Skor 4.32 3.78 1.08 3.78 3.78 1.62
RUANG LINGKUP/URAIAN – KEMAMPUAN YANG DIUJI INDIKATOR INDIKATOR
Membaca 1 1 1 1
Menentukan 19 20 21 2
Mengidentifikasi 1 0 0 3
Membedakan 2 1 0 4
Mendeskripsikan 1 1 0 5
Menjelaskan 7 7 9 6
Menganalisis 1 2 0 7
Menggunakan 2 1 0 8
Membandingkan 0 1 0 9
Jumlah 34 34 31

Format Penulisan Makalah
Lomba Kegiatan Ilmiah untuk Siswa SLTA Tingkat Nasional Tahun 2012
1. Pencetakan (print out) menggunakan printer deskjet, inkjet atau laserjet.
2. Jumlah halaman maksimum 16 halaman , tidak termasuk daftar pustaka dan lampiran gambar/tabel
(lampiran maksimum 4 halaman)
Gambar : Contoh Cover Makalah
3. Makalah dijilid menggunakan soft cover dengan warna mengikuti ketentuan sesuai sub tema :
– Upaya Pemanfaatan Sumber Daya Air yang Berkelanjutan (Biru)
– Upaya Pelestarian Sumber Daya Air (Kuning)
– Pengendalian Daya Rusak Sumber Daya Air (Merah)
– Dukungan Generasi Muda dalam Mengelola Sumber Daya Air Berkelanjutan (Hijau)
4. Peserta wajib melampirkan surat ijin dan lembaran pengesahan dari sekolah yang ditanda tangani oleh
Kepala Sekolah dan guru pembimbing dalam penyusunan makalah di lembar awal buku setelah lembar
cover
5. Makalah/laporan ditulis pada kertas HVS ukuran A4, 70 gram
6. Jarak bidang penulisan dan tepi kertas :
– sisi atas (top margin) 25 mm,
– sisi bawah (bottom margin) 25 mm,
Sub Tema Makalah di tulis di Pojok Kanan Atas
Cover, font Times New Roman, 12 pt, Bold,
Capital
Judul tulisan di tengah (center) dengan
menggunakan font Times New Roman, 14 pt,
Bold, Capital, Spasi 1,5, tidak lebih dari 14 kata.
Tujuan Penulisan di tengah (center) dengan
menggunakan font Times New Roman, 12 pt,
Bold, Spasi 1,5
Foto/Gambar yang berhubungan dengan
kegiatan penelitian
Nama Penyusun di tengah (center) dengan
menggunakan font Times New Roman, 12 pt,
Spasi 1,5
Nama Sekolah dan tahun pembuatan Makalah
ditulis di tengah (center) dengan menggunakan
font Times New Roman, 12 pt, Bold, Alamat
sekolah lengkap di tulis dibawah menggunakan
font Times New Roman, 12pt, Spasi 1,5
Logo Sekolah
– sisi kiri (left margin) 30 mm,
– sisi kanan (right margin) 25 mm,
7. Header ditulis “Lomba Karya Ilmiah untuk Siswa SLTA Tingkat Nasional 2012” (cetak miring) , Footer
ditulis “Asal Sekolah Peserta” (Cetak Miring) font Times New Roman , 9pt, diluar batas tersebut diberi
garis;
8. Abstrak ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, satu spasi dengan jenis huruf Times New
Roman, 12 pt, dan ditulis miring. Abstrak hendaknya berisi permasalahan, tujuan Penelitian, Metodologi
yang digunakan, penyelesaian dan hasil penelitian yang diperoleh, ditambah dengan penulisan kata kunci
dan tidak lebih dari 250 kata.
Gambar : Contoh Abstrak Makalah
Header rapat kanan (cetak miring)
Judul tulisan di tengah (center) dengan
menggunakan font Times New Roman ,
14 pt, Bold, Capital, Spasi 1 (Single),
tidak lebih dari 14 kata
Nama penulis ditulis di bawah judul
berjajar di tengah Penulis I1), Penulis
II2), dan Penulis III3) ,Dst, spasi 1,
alamat sekolah , menggunakan font
Times New Roman, 12 pt, Bold
Tulisan “ABSTRAK” jarak 2 Spasi
diantara Alamat Sekolah Penulis dan
isi, menggunakan font Times New
Roman, 12 pt, Bold, Capital
Kata Kunci menggunakan font Times
New Roman, 12 pt, Bold (cetak miring)
Nomor Halaman
Footer Rapat Kiri (Nama Sekolah cetak
miring)
Catatan : Abstrak Maksimal 250 Kata
Gambar : Contoh Abstract Makalah
Header rapat kanan (cetak miring)
Judul tulisan di tengah (center) dengan
menggunakan font Times New Roman ,
14 pt, Bold, Capital, Spasi 1 (Single),
tidak lebih dari 14 kata
Nama penulis ditulis di bawah judul
berjajar di tengah 1st Author1), 2nd
Author2), dan 3th Author 3) ,Dst, spasi 1,
Alamat sekolah , menggunakan font
Times New Roman, 12 pt, Bold
Tulisan “ABSTRACT” jarak 2 Spasi
diantara Alamat Sekolah Penulis dan
isi, menggunakan font Times New
Roman, 12 pt, Bold, Capital
Keywords menggunakan font Times
New Roman, 12 pt, Bold (cetak miring)
Nomor Halaman
Footer Rapat Kiri (Nama Sekolah cetak
miring)
9. Ringkasan Makalah (Extended Abstract)
Header rapat kanan. Header ditulis “Lomba Kegiatan
Ilmiah untuk Siswa SLTA Tingkat Nasional 2012”
menggunakan font Times New Roman , 9 pt, Bold ,
cetak miring.
Judul tulisan di tengah (center) dengan
menggunakan font Times New Roman, 14 pt, Bold,
Capital, Spasi 1
Nama penulis ditulis di bawah judul berjajar di
tengah Penulis I1), Penulis II2), dan Penulis III3) ,Dst
spasi 1 alamat sekolah , menggunakan font Times
New Roman, 12 pt, Bold
Setiap Point ditulis dengan font Times New Roman,
11 pt, Bold, Spasi 1
Naskah ditulis dengan huruf font Times New Roman
dengan ukuran font 10 pt, 1 spasi, semua kata asing
dalam naskah ditulis dengan huruf miring.
Footer ditulis “Asal Sekolah Peserta” (Cetak Miring)
font Times New Roman ,9pt, diluar batas tersebut
diberi garis;
Catatan :
– Penulisan Ringakasan Makalah (Extended Abstract) maksimal 2 Halaman,
– Ditulis dengan format 1 kolom,
– Jarak bidang penulisan dan tepi kertas :
o sisi atas (top margin) 25 mm,
o sisi bawah (bottom margin) 25 mm,
o sisi kiri (left margin) 30 mm,
o sisi kanan (right margin) 25 mm,
10. Naskah ditulis dengan huruf font Times New Roman, 12 pt, 1,5 spasi, dengan format 1 kolom, huruf
pertama tiap paragraf ditulis lebih menonjol kedalam dengan jarak 1 cm atau 6 ketukan. Semua kata
asing dalam naskah ditulis dengan huruf miring
Contoh Naskah
Setiap Bab ditulis dengan huruf
font Times New Roman, 12 pt, Bold,
Spasi 1, Capital.
Setiap Sub Judul ditulis dengan
huruf font Times New Roman dengan
ukuran font 12 pt Bold Spasi 1
huruf pertama tiap paragraf ditulis
lebih menonjol kedalam dengan jarak
1 cm atau 6 ketukan
Naskah ditulis dengan huruf font
Times New Roman dengan ukuran
font 12 pt, 1,5 spasi, semua kata
asing dalam naskah ditulis dengan
huruf miring.
Catatan:
Bila ada naskah yang di kutip dari
sumber lain ditulis :
( nama penulis, tahun )
Gambar : Contoh Naskah Makalah
11. Daftar isi meliputi :
– Kata Pengantar
– Abstrak
– Ringkasan Makalah (Extended Abstract)
– BAB I : Pendahuluan
– BAB II : Kajian Pustaka
– BAB III : Metode Penelitan
– BAB IV : Hasil Penelitian dan Pembahasan
– BAB V : Kesimpulan dan Saran
– Daftar Pustaka
– Lampiran
12. Daftar pustaka ditulis menggunakan huruf font Times New Roman dengan ukuran font 12 pt Bold
Spasi 2 sesuai dengan urutan abjad dengan ketentuan ssb :
– Pustaka yang berupa majalah/jurnal ilmiah/posiding :
Miller, D.N.,1971,Scale-up of Agitated Vassels, Mass Transfer from Suspended Solute Particles,
Ind. Eng. Chem. Process Des. Develop. 10(3),365-375.
– Pustaka yang berupa judul buku :
Molerus, O., 1993, Principles of Follow in Disperse Systems, 1st ed, Chapman Hall, London.
– Pustaka yang berupa disertasi/thesis/skripsi
Setyawan, H., 1996, Flow Patterns of Coal-Water Mixture in an Agitated Tank, Master Thesis,
Tokyo Institute of Technology, Tokyo Japan.
– Pustaka yang berupa patent :
Primack, H. S., 1983, Method of Stabilizing Polyvalent Metal Solution, U.S. Patent 4,374,104.
– Pustaka yang berupa handbook :
Hovmand, S., 1995, Fluidized Bed Drying, in A.S. Mujumdar (Editor), Handbook of Industrial
Drying, 2nd Ed., Marcel Dekker, New York.
– Contoh penulisan daftar pustaka dari internet.
1. Dari WWW (website)
Hasibuan, Rusli. “Menanam Jengkol di Bukit Kapur.”
http://www.duniatani.or.id/riset/rusli/palawija_jengkol.html (diakses tanggal 12 Juni 2003)
2. Dari file transfer protocol (kutipan yang diunduh melalui FTP)
Johnson-Eilola, Jordan. “Little Machine: rearticulating Hypertext Users.” FTP deadalis.com/pug
cccc95/Johnson-eilola (diakses tanggal 10 Februari 1996)

Belajar ngeblog

Belajar ngeblok ya lumayan lah gampang2 susah

Ilmu anatomi dan Physiologi tubuh memang sangat menarik untuk dipelajari, dan rada sulit dipelajari kalo ndak ada media untuk mempelajarinya. jika anda jurusan kedokteran atau berkecimpung di dunia kesehatan buku dini sangat bagus dimilikki.
http://c31d06okn8x828q81fpdemr​g4k.hop.clickbank.net/?tid=THE​TA67

Tingkat Analisis Pelajar Indonesia

Oleh : Desmalinda
Guru R-SMA-BI Negeri 10 Padang

Berdasarkan Laporan EDI yang di muat di Wikipedia dapat di simpulkan bahwa tinggkat analis sintesa pelajar indonesai saat ini sangatlah rendah. Pelajar Indonesia saat ini banyak berada pada tingkat aplikasi ( C3 ).

Setelah dicermati ternyata salah satu penyebabnya adalah terlalu banyaknya jumlah mata pelajaran yang harus di pelajari oleh siswa. Siswa mempelajari semua mata pelajaran yang di bebankan kepadanya, karena terlalu banyaknya beban mata pelajaran yang harus di pelajarinya sehingga tidak ada ruang di kepalanya untuk berfikir analis dan sintesis, mereka lebih cendrung menghafalkan semua pelajaran yang ada.

Dinegara maju yang tergabung dalam OECD jumlah mata pejaran yang di pelajari siswa setelah penjurusan hanya 6 mata pelajaran. Di negra kita saat ini di SMA jumlah mata pelajaran yang harus di pelajarri siswa 14 mata pelajaran setelah penjurusan, sebelum penjurusan jumlah mata pelajaran yang harus di pelajari 17 mata pelajaran.

Jadi siswa kita saat ini berat bebannya di jumlah mata pelajaran.
Menurut saya dan saya usulkan kalau bisa mata pelajaran yang di pelajari siswa dikurangi, umpamanya cukup mempelajari 8 mata pelajaran setelah penjurusan dan 10 mata pelajaran sebelum penjurusan. agar kita dapat memberi ruang berfikir pada otak anak,

Demikian tulisan singkat saya ini, saya berharap dapat menjadi pertimbangan bagi pembuat keputusan dan menjadi bahan diskusi bagi kita semuanya.

GLOBAL WARNING APAKAH HANYA SEBUAH ISU

By, Desmalinda
Guru R-SMA-BI 10 Padang

Desmalinda

DesmalindaKita lihat sekarang ini issu tentang pemanasan global sangat marak sekali di siarkan baik oleh pakar lingkungan maupun oleh LSM, tapi apakah ini mungkin akan terjadi?

Mari kita cermati isu ini, Bumi ini beputar, bagian bumi yang terkena sinar matahari saja yang meningkat suhunya, sedangkan yang tidak terkena sinar matahari suhunya akan rendah, dan di bumi ini ada negara yang pergantian musimnya 4 kali dalam setahun karena letak geografisnya.

Sedangkan udara adalah fluida yang dapat berpindah secara konveksi, dimana dia akan berpindah dari suhu yang tinggi ke suhu yang randah, dari tekanan yang tinggi ke tekanan yang rendah, jadi kalau di satu bahagian bumi ini panas maka panas itu akan berpindah ke bahagian bumi yang dingin sehingga terjadilah pergantian musim dan terjadilah angin di bumi ini, jika perbedaan tekanan dan suhu besar maka terjadi angin badai atau angin topan, bumi ini tak di panasi di suatu tempat secara terus menerus tetapi di sinari mata hari secara bergiliran, yang tidak terkena sinar mata hari tidak akan panas, bukankah hal demikian akan menjaga keseimbangan panas di bumi ini?

Bumi kita juga terdiri dari perairan, sinar matahari yang sampai ke bumi yang mengenai perairan maka panas tersebut akan di serap oleh air yang ada di laut atau pun di samudra, maka di laut/samudra akan terjadi arus konveksi baik secara vertikal ataupun secara horizontal yang dapat menetralkan panas yang ter jadi di bumi, arus vertikal terjadi karena perbedaan suhu antara permukaan laut dan dasar laut, sedangkan arus horizontal terjadi karena perbedaan suhu pada belan bumi ini, bukan kah hal ini juga akan menjaga keseimbangan panas di permukaan bumi?

Kalaulah demikian halnya apakah mungkin juga pemanasan global akan terjadi?
Apakah mungkin pemanasan global hanya sekedar isu saja?

Demikian tulisan ini untuk dapat menjadi pemikiran kita bersama.